Stok Bahan (judul halamannya Bahan Operasional) adalah tempat mencatat barang yang Anda pakai sendiri untuk mencuci — deterjen, pewangi, plastik. Bukan barang yang dijual ke pelanggan.
Bedanya dengan Produk
Ini paling sering ketukar, jadi pegang aturan singkat ini:
“Dipakai untuk mencuci” → Stok Bahan. “Dijual ke pelanggan” → Produk.
Sabun yang Anda pakai mencuci = Bahan. Sabun yang dipajang untuk dijual = Produk. Barang yang sama boleh didaftarkan di dua-duanya kalau memang dipakai untuk dua tujuan.
| 🧴 Stok Bahan | 📦 Produk | |
|---|---|---|
| Stok berkurang saat | dipakai mencuci | terjual |
| Stok boleh minus? | Boleh — hanya diberi peringatan | Tidak — penjualan ditolak |
| Harga jual | tidak ada (hanya harga beli, opsional) | ada |
Menambah Bahan
- Pastikan satuannya sudah ada. Stok Bahan memakai satuan yang sama dengan Produk — buat dulu di Pengaturan → Satuan Produk (liter, botol, kg, sachet, pcs).
- Buka Pengaturan → KEBUTUHAN OPERASIONAL → Stok Bahan, lalu ketuk ➕.
- Isi Nama Bahan dan Satuan (dua-duanya wajib). Stok Awal hanya muncul saat menambah bahan baru.
- Stok Minimum (opsional): kalau diisi lebih dari 0, bahan ditandai menipis begitu stoknya turun ke angka itu. Biarkan 0 kalau tidak ingin diperingatkan.
- Harga Beli (opsional) untuk perkiraan biaya.
Mengubah Stok
Ketuk bahan → Sesuaikan Stok, lalu pilih jenisnya:
- Pembelian — menambah stok. Isi juga Total harga beli kalau ada: nominalnya otomatis tercatat sebagai Pengeluaran kategori Perlengkapan, dan harga satuan bahan ikut diperbarui. Jangan catat pengeluarannya manual lagi supaya tidak dobel.
- Pemakaian — mengurangi stok, untuk bahan yang terpakai.
- Penyesuaian — koreksi ± hasil stok opname.
Jumlah dan Alasan wajib diisi. Stok desimal didukung (mis. 1,5 liter).
💡 Stok bahan boleh minus dan angkanya tetap ditampilkan apa adanya. Itu bukan kerusakan — biasanya berarti ada pembelian yang belum dicatat. Aplikasi hanya meminta konfirmasi lebih dulu, lalu Anda bisa membetulkannya lewat Pembelian yang terlewat itu.
Resep Bahan: stok berkurang sendiri
Daripada mencatat pemakaian satu-satu tiap hari, atur resep sekali saja:
- Pengaturan → Layanan → Edit salah satu layanan.
- Ketuk Atur Resep Bahan.
- Masukkan bahan + takaran untuk 1 satuan layanan — misalnya per 1 kg cuci memakai 0,05 liter deterjen. Simpan.
Setelah itu, saat membuat pesanan untuk layanan tersebut muncul bagian Pemakaian Bahan (Otomatis dari resep):
- Jumlahnya dihitung sendiri: takaran × jumlah item. Resep 0,05/kg pada pesanan 3 kg = 0,15.
- Angkanya masih boleh diedit atau bahannya dihapus untuk pesanan itu saja.
- Begitu pesanan dibuat, stok berkurang otomatis. Kalau pesanan dibatalkan atau diedit, stoknya dikembalikan otomatis.
Layanan yang belum punya resep tidak menampilkan bagian Pemakaian Bahan. Stoknya hanya berkurang kalau Anda catat manual lewat Sesuaikan Stok → Pemakaian.
Memantau & Menelusuri
- Bahan yang menipis atau minus memunculkan banner merah di atas daftar: ”… menipis · … minus — perlu perhatian”.
- Saat membuat pesanan, muncul peringatan “⚠️ Stok tinggal X (butuh Y)” kalau bahannya kurang.
- Riwayat Stok (ikon 🕘 di kanan atas, atau per bahan lewat menu bahan) mencatat stok sebelum → sesudah, siapa, kapan, dan alasannya. Bisa difilter per bahan dan per jenis: Pembelian, Pemakaian, Penyesuaian, Pemakaian (Order), dan Pengembalian (Order Dibatalkan).
Riwayat inilah tempat menelusuri kalau stok terasa tidak masuk akal.
Yang perlu diperhatikan
- Satuan wajib — form menolak menyimpan tanpa satuan. Buat dulu di Satuan Produk kalau daftarnya kosong.
- Stok Awal hanya saat membuat bahan. Untuk bahan yang sudah ada, ubah lewat Sesuaikan Stok, bukan lewat Edit — supaya setiap perubahan punya jejak.
- Karyawan butuh izin Kelola Bahan Operasional; tanpa itu menunya tidak muncul. Owner mengaturnya di Manajemen Karyawan.
- Tiap outlet punya daftar bahan dan stok sendiri-sendiri.