Menu
Beranda › Tanya Jawab

Tanya Jawab

26 pertanyaan yang paling sering masuk ke kami, beserta jawaban lengkapnya. Kalau yang Anda cari tidak ada di sini, silakan hubungi kami.

Angka & Laporan

Kenapa angka laporan saya berubah setelah update?

Itu perbaikan perhitungan, bukan data yang berubah. Beberapa angka sebelumnya terhitung keliru — ada yang selalu Rp 0 padahal datanya ada, ada juga yang terhitung lebih besar dari seharusnya. Angka yang Anda lihat sekarang yang akurat. Tidak ada data yang hilang, berubah, atau ditambahkan.

Laporan Harian dan Laporan Penjualan angkanya beda, padahal tanggalnya sama. Mana yang benar?

Dua-duanya benar — cakupannya yang berbeda. Total Omzet di Laporan Harian = nota + penjualan produk. Omzet di Laporan Penjualan = nota saja, karena itu memang laporan nota. Jadi selisihnya pas sebesar penjualan produk Anda. Di Laporan Harian sekarang ada rinciannya: di bawah Omzet terlihat berapa dari nota dan berapa dari penjualan produk.

Panduan laporan →
Angka "Belum Dibayar" di Home tidak cocok dengan laporan piutang. Kenapa?

Ini pernah menjadi bug: penjualan produk yang sudah lunas ikut terhitung sebagai belum dibayar. Sudah diperbaiki. Sekarang angkanya bisa Anda ketuk untuk melihat daftar nota mana saja yang belum dibayar, jadi bisa dicocokkan langsung.

Nota yang saya batalkan masih terhitung di laporan. Normal?

Tidak — nota yang dibatalkan seharusnya tidak dihitung, dan itu sudah berlaku di semua laporan. Sebelumnya Rekap Pekerjaan Produksi masih menghitungnya (jumlah tahap, kiloan, dan omzet); ini sudah diperbaiki. Kalau Anda memakai laporan itu untuk menghitung gaji borongan, kiloan periode sebelumnya sebaiknya diperiksa ulang.

Bagaimana saya bisa memeriksa sendiri kalau angka laporan benar?

Ada dua pasangan angka yang harus selalu sama. Pertama: Kas di neraca harus sama dengan Saldo Buku Kas. Kedua: Total Piutang harus sama dengan jumlah seluruh angka di daftar pelanggan piutang. Kalau salah satu pasangan itu tidak sama, itu memang perlu dilaporkan ke kami.

Stok Bahan & Resep

Stok bahan tidak berkurang otomatis. Harus dicatat manual?

Bisa otomatis, tinggal diatur resepnya sekali. Buka Layanan → ketuk layanan yang sudah ada → scroll ke bawah, ada "Atur Resep Bahan". Isi berapa bahan yang terpakai per 1 kg (misal Cuci Kering: deterjen 0,05 per 1 kg). Setelah itu tiap ada order, stoknya berkurang otomatis sesuai jumlah cucian dan tercatat di riwayat stok. Kalau resepnya belum diisi, memang tidak ada yang dipotong.

Panduan bahan operasional →
Tombol "Atur Resep Bahan" tidak ada saat saya bikin layanan baru.

Tombol itu hanya muncul saat mengedit layanan yang sudah tersimpan, karena resep perlu menempel pada layanan yang sudah ada. Jadi: simpan dulu layanannya, lalu buka lagi layanan itu untuk mengatur resepnya.

Apa bedanya Stok Bahan dan Produk?

Aturan cepatnya: yang dipakai untuk mencuci masuk Stok Bahan, yang dijual ke pelanggan masuk Produk. Sabun yang Anda pakai mencuci = Stok Bahan; sabun yang dijual di etalase = Produk. Barang yang sama boleh didaftarkan di dua-duanya kalau memang dipakai untuk dua tujuan. Bedanya juga: stok bahan boleh minus (hanya diberi peringatan), stok produk tidak — penjualan ditolak kalau stok kurang.

Stok bahan saya minus. Apakah itu masalah?

Boleh minus, dan itu disengaja supaya order tidak pernah terblokir hanya karena stok belum dicatat. Kalau angkanya minus, artinya pemakaian tercatat lebih banyak daripada stok yang pernah dimasukkan — biasanya karena ada pembelian yang belum dicatat. Betulkan lewat Sesuaikan Stok → Pembelian atau Penyesuaian.

Diskon, Promo & Cashback

Saya mau memberi cashback yang bisa dipakai pelanggan di kunjungan berikutnya. Bisa?

Fitur voucher khusus belum ada, tapi Saldo pelanggan melakukan hal yang sama. Caranya: buka pelanggannya → Top Up Saldo → isi sejumlah cashback-nya, beri catatan "Cashback". Kunjungan berikutnya, saat bayar pilih metode Saldo. Saldonya otomatis terpotong dan muncul di struk pelanggan sebagai potongan. Pemberiannya manual; belum ada cashback otomatis per transaksi.

Panduan pelanggan →
Diskon manual tidak bisa disimpan, hanya diskon yang sudah disetel yang jalan.

Itu bug dan sudah diperbaiki. Penyebabnya: diskon manual dulu ikut mati kalau fitur "Multi Diskon" sedang nonaktif — dan Mode Simple mematikannya, jadi bisa kena tanpa Anda sadari. Sementara belum update, bisa diakali dengan menyalakan Multi Diskon di Setelan → Mode Tampilan.

Panduan promo & diskon →
Bisa membuat diskon dengan masa berlaku, kode promo, atau minimal belanja?

Belum bisa. Diskon di aplikasi tidak punya tanggal mulai/berakhir, kode voucher yang diketik pelanggan, kuota, maupun minimal belanja. Diskon akan terus tersedia sampai Anda hapus sendiri — jadi kalau promonya sudah selesai, hapus manual.

Nota saya totalnya minus. Kenapa bisa?

Itu terjadi kalau diskonnya lebih besar dari nilai nota, biasanya karena salah ketik jumlah nol. Sekarang aplikasi menolak diskon yang melebihi total nota, jadi tidak akan terulang. Untuk nota yang sudah minus, hubungi kami dengan nomor notanya.

Edit & Hapus

Bagaimana cara menghapus pesanan?

Pesanan tidak bisa langsung dihapus — harus dibatalkan dulu. Buka pesanannya → ketuk ⋯ di kanan atas → Batalkan Pesanan → isi alasannya. Setelah statusnya Dibatalkan, tombol "Hapus Pesanan Permanen" muncul di halaman detailnya. Saran kami cukup sampai Batalkan saja: nota yang dibatalkan tidak dihitung di omzet, tapi jejaknya tetap ada. Yang dihapus permanen tidak bisa dikembalikan.

Panduan edit & hapus →
Menu ⋯ atau tombol Edit Pesanan tidak muncul.

Menu itu sengaja disembunyikan pada pesanan yang sudah dibatalkan. Kalau pesanannya masih aktif tapi menunya tetap tidak ada, berarti akun tersebut belum punya izinnya. Ada tiga izin terpisah di Setelan → Karyawan & Hak Akses: Edit (izin Buat Pesanan), Batalkan Pesanan, dan Hapus Pesanan. Pemisahan ini membuat kasir bisa membetulkan salah ketik tanpa bisa menghapus nota.

Saya hapus jenis paketnya, tapi paket pelanggan masih berjalan.

Itu dua hal yang berbeda. Menghapus jenis paket berarti paket itu tidak dijual lagi — paket yang sudah dibeli pelanggan tetap berjalan sampai habis. Untuk menghentikan paket seseorang: buka pelanggannya → bagian Paket → Batalkan Paket. Di situ ada pilihan "Refund sisa kuota ke saldo customer", centang bila nilainya dikembalikan.

Sudah menghapus catatan top-up, tapi saldo pelanggan tidak berubah.

Benar — menghapus catatan top-up hanya menghilangkan barisnya di riwayat, saldonya tidak ikut berubah. Untuk membetulkan saldonya: buka Riwayat Saldo pelanggan → Edit Saldo → tetapkan angka yang benar. Urutan yang benar: hapus catatan yang salah, lalu Edit Saldo, lalu periksa saldonya sudah sesuai. Kalau langkah keduanya terlewat, saldo pelanggan akan tetap kelebihan.

Uang, Modal & Dana Cadangan

Bagaimana mengurangi pendapatan? Kalau saya jadikan Pengeluaran, penjualan hari ini jadi minus.

Kalau uangnya keluar tapi bukan biaya operasional (misal diambil pemilik), jangan pakai Pengeluaran — pakai Modal Kas → Modal Keluar. Itu mengurangi kas tapi tidak mengurangi penjualan/laba, jadi angka hari ini tidak jadi minus. Kalau itu memang biaya bulan lalu, tetap pakai Pengeluaran tapi ubah tanggalnya ke tanggal aslinya supaya masuk ke bulan itu. Kalau yang keliru adalah pendapatannya (tercatat kelebihan), yang perlu dibetulkan notanya, bukan ditambah transaksi baru.

Panduan pengeluaran & buku kas →
Saya ingin menyisihkan sebagian laba tiap bulan untuk dana cadangan. Di mana dicatat?

Ada menu khususnya: Pengaturan → Dana Cadangan (khusus pemilik). Anda menetapkan target per bulan, lalu tiap bulan mencatat sisihannya. Nanti terlihat "mestinya tersisih berapa" dibanding "sudah dicatat berapa", plus peringatan kalau kas turun di bawah dana cadangan — tanda cadangannya sudah terpakai.

Kok kas saya tidak berkurang padahal sudah mencatat sisihan dana cadangan?

Itu memang disengaja. Dana Cadangan sifatnya catatan: uangnya masih ada di kas usaha, jadi kas dan laba tidak dikurangi supaya angka di aplikasi tetap cocok dengan uang yang benar-benar Anda pegang. Nanti kalau uangnya benar-benar dipindah ke rekening lain, baru dicatat lewat Modal Kas → Modal Keluar agar kas ikut menyesuaikan.

Karyawan saya tidak bisa membuka menu Dana Cadangan.

Benar, menu itu khusus pemilik dan tidak bisa dibuka karyawan. Belum ada izin yang bisa diberikan untuk itu, karena ini perencanaan pribadi pemilik usaha.

Logo, Struk & Tampilan

Bisa mengunggah logo? Saya sudah unggah tapi tidak kelihatan di aplikasi.

Bisa: Setelan → Kelola Outlet → pilih outletnya → unggah logonya. Logo dipakai di struk, invoice PDF, dan gambar nota yang dikirim ke WhatsApp. Sebelumnya logo memang tidak pernah tampil di dalam aplikasi, jadi wajar terasa seperti tidak berfungsi — sekarang logonya juga tampil di pojok kiri atas layar Home dan di menu Kelola Outlet. Yang tampil adalah logo outlet; foto profil pengguna belum tersedia.

Pengaturan logo dan nomor nota tidak muncul saat saya membuat outlet baru.

Keduanya hanya muncul saat mengedit outlet. Buat dulu outletnya dan simpan, lalu buka lagi outlet itu untuk mengatur logo dan nomor notanya.

Catatan kaki struk saya sudah diatur "hanya untuk struk", tapi tetap ikut ke WhatsApp.

Itu bug dan sudah diperbaiki — pengaturan "hanya untuk struk" sekarang benar-benar dipatuhi, jadi catatan kakinya tidak lagi ikut ke pesan WhatsApp.

Panduan struk & nota →
Menunya terlalu banyak, bikin bingung. Bisa disederhanakan?

Bisa: Setelan → Mode Tampilan → pilih Simple. Menu yang tidak Anda pakai akan disembunyikan. Bisa dinyalakan lagi kapan saja lewat mode Custom, dan menyalakan/mematikan menu tidak menghapus data apa pun.

Panduan sederhanakan tampilan →
Sakelar Tahapan Produksi selalu menyala padahal sudah saya matikan.

Itu bug tampilan dan sudah diperbaiki. Setelan Anda sebenarnya sudah tersimpan mati dan fiturnya memang tidak aktif — hanya sakelarnya yang salah tampil. Jadi tidak ada yang perlu disetel ulang, cukup update aplikasinya.

Belum terjawab?

Kirim pertanyaan Anda lewat WhatsApp. Sertakan nama outlet, tanggal, dan screenshot layarnya — supaya kami bisa langsung memeriksanya tanpa bertanya ulang.

Hubungi lewat WhatsApp

Atau baca panduan lengkap penggunaan.